Gencarnya Jualan Ring Back Tone

gencarnya-jualan-ring-back-tone.jpgSeiring dengan jaman era digital dimana karya para musisi dapat dengan bebasnya di download gratis diinternet. Bahkan lagu yang dijual dalam bentuk CD dengan banderol harga lumayan bisa dengan mudah digandakan ( dibajak ) dan disebarluaskan secara gratis (ilegal).

Akhirnya ditemukan cara baru untuk mengatasi pembajakan yaitu dengan mengeluarkan nada sambung pribadi alias Ring Back Tone (RBT) dan ini terbukti berhasil bahkan grup Band Samson disebut-sebut peraih RBT tertinggi didunia dengan jumlah download-an 11 juta pengguna. Demam nada sambung pribadi alias Ring Back Tone (RBT) rupanya melanda pengguna ponsel di Indonesia.

Dan sepertinya semakin lama cara menjual ring back tone (RBT) lagu Indonesia semakin menggila saja. Demi meraup pendapatan dari RBT segala cara dilakukan oleh para pemain yang terlibat dalam industri musik Indonesia dan para operator selular untuk mempromosikan nomor kode nada sambung lagu yang mereka produksi. Dan semakin lama, cara-cara berpromosi yang dilakukan semakin mengganggu.

Pada Awalnya promosi kode RBT adalah lewat brosur, iklan di media cetak dan website operator. Kemudian berlanjut dengan memasangnya di sampul album bagian belakang, bahkan brosurnya diselipkan kedalam paket perdana SIM card, berbagai macam spam lewat SMS yang paling ekstrimnya lagi bahkan tanpa mengetik/mengirim kode RBT ke operatorpun tiba2 handphone loe mempunyai nada sambung yang kadang lagunyapun tidak jelas siapa penyanyinya, ini tentunya sangat-sangat menganggu dan kurangnya sosialisasi untuk menghentikan nada sambung tersebut.

Mungkin masih tidak puas, Belakangan promosi dilakukan dengan pencantuman kode RBT di sampul album milik artis musik Indonesia yang semakin melebar. Mungkin dengan bertambahnya jumlah opertor. Karena kode RBT pada masing-masing operator tidak sama, membuat pencantuman semua kode butuh ruang yang lebih luas.

Tidak puas dengan hanya menulis di sampul belakang, kode RBT secara lengkap diiklankan lagi di halaman dalam sampul dengan penjelasan yang lebih detil. Bahkan sampai ada yang menyertakannya dengan brosur sendiri/ khusus. Apakah etis? memasang iklan di album CD yang dijual dengan harga normal?

Dan bagi pemirsa televisi, serangan iklan RBT semakin digencarkan tentunya via video klip. Dan akhir2 ini pencantuman kode RBT di video klip porsinya semakin diperluas. Kalau sebelumnya, kode RBT hanya memakan satu dua baris di bagian bawah layar televisi dengan tulisan yang kecil, sekarang porsinya semakin naik ke atas. Bahkan hampir menyita separuh layar dari video klip yang sedang ditayangkan.

Hehehe…..tidak lama lagi saat di atas panggung terbuka pun, sang artis musik Indonesia tidak lupa menyebutkan kode RBT setiap selesai menyanyikan sebuah lagunya.
Tentunya pendapatan yang diperoleh pastilah gede terbukti dengan gencarnya strategy yang digunakan bahkan cenderung memuakkan. Ugff!! [mymusicblogging.com/rewrite :a2]

3 pesan dari pembaca..

  1. jazzy :

    ozone on the move ni….great music…ganbatte yo

  2. japaneseee freakzz :

    japan bngt. musiknya energik, terobosan baru ni :)

  3. shirooo............ :

    ;) ni dia saya tunggu2. terus berkarya ya ozone. plok2!!!!

Tinggalkan Pesan

  • Terbaru
  • Kategori Lain
  • Pesan Kamu
  • Ngobrol Yuk

Advertise Here