“Di Udara” Dari Efek Rumah Kaca

efek-rumah-kaca-logo.jpgHal pertama yang menjadi daya tarik Efek Rumah Kaca adalah lirik. Tak seperti musisi pop lain yang banyak berkutat di comfort zone : tema percintaan, ERK memberikan alternatif lirik lagu yang lebih luas, mencakup : lingkungan, gender, politik, psikologis, perilaku konsumtif, interpretasi ayat-ayat suci, cinta bahkan penderita diabetes.

Dan kecerdasan ERK juga ditunjukkan dalam mengaransement musik merka sehingga lirik bisa dimusikalisasikan secara efektif dan menghasilkan nada-nada lagu yang mudah diterima oleh penikmat musik Indonesia. setujuuu..!!

Dan pada tgl 20 juni kemaren mereka mempersembahkan single ” Di Udara ” untuk dijadikan ring back tone [RBT] yang merupakan tribut untuk almarhum Munir, tokoh hak asasi manusia. Dan rencananya sebagian dari uang yang dihasilkan dari RBT lagu ” Di Udara ” akan didonasikan ke Kasum (Komite Aksi Solidaritas untuk Munir). Yang dilakukan EFK adalah mencoba mengkomunikasikan tema kematian munir kepada khalayak yang lebih luas, dan yang lebih utama adalah spirit menjalani keyakinan yang tak pernah mati. [aasa]

Tinggalkan Pesan

  • Terbaru
  • Kategori Lain
  • Pesan Kamu
  • Ngobrol Yuk

Advertise Here