Setelah merilis The Osaka Journals LP, Kali ini Sajama Cut tampil kembali dengan format presentasi audio yang orisinil dan unik. L’Internationale; sebuah album remix yang memberikan frase “globalisasi” sebuah pengertian yang baru.
Kali ini mereka mencoba merangkul lebih dari duapuluh musisi, produser, video-artist dari berbagai negara untuk me-remix lagu-lagu dari The Osaka Journals dengan sentuhan masing-masing musisi, baik format elektronika maupun visual.
Termasuk diantaranya; digitaliasi musik pop-electronic oleh Henry Foundation dari Goodnight Electric, kehangatan produksi IDM dari musisi experimental asal New York; Sawako, nuansa nostalgia Chiptune/8-bit dari YMCK, Sintecoraz, dan Boy Vs Bacteria, unsur machismo Industrial-Electronica yang diberikan oleh Detong dari Prague dan Brain dari Italy, sampai nuansa retro new wave 80-an The Karl Maka dari Singapura.
Dari beberapa lagu yang dapat didengarkan melalui situs mereka, terasa kalau vokal Marcel Thee, satu-satunya anggota orisinil Sajama Cut yang tetap, mengingatkan kita pada nuansa Duran Duran era Rio, dengan imbuhan elektronik yang soft pada lagu “Fallen Japanesse” remix-an Henry Foundation. “Nemesis Murder” hasil remix YMCK masih bisa dirasakan nuansa Sajama Cutnya dengan tambahan not-not 8-bit. “Fin” (Sintecoraz) lebih meriah membentuk warna new wave dengan aransemen game konsol konvensional.
Adapun artis2 yang terlibat dalam proyek ini, antara lain berasal dari : Perancis, Inggris, Venezuella, Jepang, Singapura, Italia, Amerika, Luxembourg, Yunani, Jerman, Skotlandia, dan Indonesia, serta 3 video musik dari visual artist internasional Raquel Meyers dari Madrid, Spanyol, yang membuat video untuk Fin (VGO remix) menggunakan visual 8-bit yang sesuai, David Horvitz, dokumentarian resmi band eksperimental ternama Xiu Xiu, dari Brooklyn, New York, dan Hiroko Kosugi, seniman Jepang yang sedang meniti ilmu di London, Inggris, yang mem-visualisasikan video untuk Nemesis/Murder (YMCK mix), dengan stopmotion menggunakan medium charcoal (arang).
L’Internationale mengumpulkan intrepetasi-intrepetasi artist-artist ini menjadi sebuah koleksi yang variatif, tanpa menghilangkan nuansa melankolis Sajama Cut yang familiar. Dan album layak koleksi ini udah bisa loe temuin di Akasara Bookstore, toko-toko kaset dan distro langganan loe. [amild]






28 October 2008
Wah keren banget konsepnya..interview mereka dong!