Satu lagi band pendatang baru yang akan meramaikan belantika musik Indonesia, Palm21 terbentuk di Bandung pada tahun 2006 ini, mengusung genre electro, disco, dan rock, kemarin 7 Juli 2008 baru saja mengeluarkan sebuah E.P. (mini album) yang diberi judul “Welcome To The DiscoLand”.
Band ini beranggotakan tiga orang personel yaitu Alandhy (Guitar & Vocal), Qorro (Bass & Notebook) dan Indra (Drum & Keyboard). E.P. ini merupakan karya yang pertama dari Palm21, berisikan enam buah track lagu yaitu: If I’ll Reborn Tomorrow, Midnite Town, Dunia Menangis, Metro Inside, Relung Waktu, dan Jane (Nothing To Lose).
Meski judul lagunya banyak menggunakan bahasa Inggris, namun hampir di semua lagu, teks syair sangat dominan ditemukan berbahasa Indonesia yang ternyata cukup sarat dengan pesan dan tema kehidupan metropolis. Ada pula lagu yang menceritakan tentang lusuhnya kondisi planet Bumi yang disebabkan pemanasan global serta realita sulitnya menciptakan perdamaian di dunia pada lagu berjudul Dunia Menangis.
Karakteristik suara vocal yang sedikit mirip dengan The Cure dan suguhan sound gitar seperti band U2 di era 80-an, serta sentuhan irama disco-rock milik Pulp dan Muse sangat kental sekali terdengar di hampir semua lagu-lagu Palm21. Meski demikian Alandhy, frontman dari Palm21 menegaskan bahwa, “Band-band besar tersebut adalah memang legend di eranya masing-masing, dan Palm21 adalah sebuah band yang sebenarnya hanya ingin memainkan hasil karya musiknya sendiri dengan tanpa mempedulikan apa nama genre musik yang dimainkanya.” Sepertinya peryataan tadi memang bukan tidak beralasan, contohnya pada lagu Relung Waktu yang justru terkesan sangat nge-pop.
Dan seperti tidak mau ketinggalan dengan kampanye anti pembajakan yang akhir-akhir ini ramai didengungkan, Palm21 sengaja memilih penjualan secara terbatas dan unik, yakni tidak diproduksi lazimnya dalam bentuk kepingan cd atau kaset, melainkan hanya bisa dikoleksi dalam bentuk file yang cara mendapatkannya pun hanya melalui proses download di sebuah toko musik riil & online dengan konsep penjualan secara digital pula yang bernama Digital Beat Store. “Ini barangkali sebuah isyarat, jika ada seseorang yang membeli lagu Palm21 selain di tempat tersebut, nampaknya bisa disebut sebuah contoh dari aktivitas pembajakan,” gurau Alandhy seraya mengakhiri testimoni berkaitan dengan Launching E.P. Palm21, yang bertempat di Digital Beat – BlitzMegaplex, Paris Van Java Mall Bandung. Anyway selamat buat Palm21 atas First E.P release dan sukses terus dalam membawakan misinya.






10 July 2008
palm21 band & mgm mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh media partner yang telah mensupport launching e.p “welcome to the discoland”, di PVJ bdg, 7/7, baik itu secara langsung maupun tidak langsung. “kalian semuanya keren..” semoga di kemudian hari kita masih bisa terus diberi kesempatan untuk terus bekerjasama. (more..) see u at palm21band.blogspot.com
10 July 2008
also special thanks to SIMPHONYMUSIC.COM, “u r really so cool..”
10 July 2008
Hi vieta, Keep on moving forward buat Palm 21 !!!